Program 3 in 1 Tahun 2021

Guna mendukung kegiatan pendidikan dan pengajaran di PS-THP FPIK UB memandang perlu untuk melakukan kegiatan upgrading pembelajaran melalui kegiatan 3 in 1 pada bulan November 2021. Dalam kegiatan ini dihadirkan Prof. Jose Peralta dari Universitas Visayas Filipina, dan beberapa praktisi di bidang industri perikanan diantaranya adalah Mr. Nugraha (Owner Bakso Nawak), dan  Ibu Melania (Surya Indoalgas).

Kegiatan 3 in1 ini selain  bertujuan untuk meningkatkan kualiatas pembelajaran hingga bertaraf internasional juga dalam rangka menginisiasi kerjasama dengan institusi baru yang dikemudian hari dapat dimanfaatkan baik oleh dosen maupun mahasiswa program studi teknologi hasil perikanan pada khususnya. Kegiatan 3 in 1 ini dilakukan melalui beberapa kegiatan seperti teaching class oleh dosen tamu asing dan dosen praktisi, webinar, collaboration meeting, dan international scientific meeting.

Program 3 in 1 Tahun 2020

Meskipun dalam masa pandemi Prodi THP FPIK UB tidak menyerahk untuk menghidupkan kegiatan akademik, pada bulan Mei 2020 diadakanlah kegiatan 3 in 1 yang bertemakan Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dan Aktivitas Penelitian Dosen di Tingkat Internasional melalui Inovasi Olahan Perikanan Sebagai Salah Satu Solusi Ketahanan Pangan Pasca Pandemi COVID-19.

Kuliah Tamu dari Prof. William Chen-Nanyang Technological University

Kegiatan ini diadakan secara daring menggunakan media zoom yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa THP FPIK UB. Dalam kegiatan ini diundang dosen tamu dari luar negeri Prof Chen Wei Ning, William NTU, Singapore, dan Dr Syamdidi, MSc dari Balai Besar Litbang Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. Adapun sebagai praktisi diundang Bu Sukis Widjajanti SPi, Owner Rum’s Seafood, Sidoarjo.

Narasumber yang terdiri dari akademisi dan praktisi sengaja diundang untuk berbagi banyak hal dalam meningkatkan komptensi dan skill mahasiswa dan dosen THP FPIK UB. Beberapa tema webinar yang diberikan mecakup teknik pengembangan produk perikanan (diversifikasi), metode – metode mutakhir riset di bidang industri perikanan serta beberapa skill terkait kewirausahaan lebih khususunya start up dan tata kelola industri perikanan.

Program 3 in 1 Tahun 2019

Prodi THP FPIK UB pada bulan November 2019 mengadakan kegiatan 3 in 1 yang bertemakan “Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dan Aktivitas Penelitian Dosen Di Tingkat Internasional Melalui Pengembangan Olahan Perikanan dan Kemasan Inovatif”. Dalam kegiatan ini diundang dosen tamu dari luar negeri Dr. Rosnita Binti A. Talib Lecturer at Department of Process and Food Engineering, Faculty of Engineering, Universiti Putra Malaysia, UPM Serdang Selangor. Adapun dosen tamu praktisi yang diundang adalah Ziyadatul Ilmiyah, S.Pi Manager QA dari PT. Kelola Mina Laut, Gresik (PT. Kelola Mina Laut, Gresik.

Beberapa bentuk kegiatan telah terlaksana dengan baik dan diikuti mahasiswa dan dosen di THP FPIK UB. Beberapa kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Perkuliahan dari praktisi (dengan berbagai materi seperti Pembekalan dunia kerja di Industri Perikanan, Standart keamanan pangan, sanitasi, dan GMP, Seafood quality and safety, HACCP dan BRC),
  2. Workshop on Scientific Writing and Research Publication (Paska Sarjana UB) dan Dosen FPIK UB.
  3. Workshop on HACCP Plan Preparation: Fish and Seafood Products
  4. Kunjungan ke Tambak Udang Probolinggo
  5. FGD

3 in Program 2018Program 3 in 1 Tahun 2018

FPIK UB's THP Study Program held a 3 in 1 activity in December 2028 with the theme "Increasing the Capacity for Innovation in Knowledge and Technology for Quality Control of Fishery Products through the Integration of the Application of Food Safety (Food Safety) and Halal Standards". In this activity, THP FPIK UB Study Program invites Assoc. Prof. Nurul Huda from the University of Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. The material provided is related to increasing the capacity for innovation in knowledge and technology for quality control of fishery products through the integration of the application of food safety (food safety) and halal standards as well as several developments or research trends and challenges in the world of work related to the fishing industry.
Furthermore, the event also invited food quality and safety practitioners, namely Evy Nawangwulan, who has experience as an auditor with high flying hours both at national and international levels. The combination of experts in the field of food safety, in this case professors from Thailand and practitioners, is expected to provide new knowledge about the development of food safety and the halalness of a fishery product. The 3 in 1 program opens space for the academic community to improve competence in the field of Handling the Quality of Fishery Products, which is one of the compulsory subjects in the THP FPIK UB Study Program
In addition to lectures, in this 3 in 1 activity several other activities such as workshops and Focus Group Discussions (FGD) were also held. The workshop which was held with the theme Scientific Writing and Research Publication was attended by 50 participants consisting of lecturers and students. The FGDs held with the theme FGD on Seafood Safety, FGD on Halal Sciences, FGD on Trends in Halal Research, FGD on Curriculum Development.

Program Studi THP FPIK UB mengadakan kegiatan 3 in 1 pada bulan Desmber 2028 dengan tema “Peningkatan Kapasitas Inovasi Pengetahuan dan Teknologi Pengendalian Mutu Hasil Perikanan Melalui Integrasi Penerapan Keamanan Pangan (Food Safety) dan Standar Halal“. Dalam kegiatan ini,  Prodi THP FPIK UB mengundang Assoc. Prof. Nurul Huda dari University of Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Materi yang diberikan adalah terkait peningkatan kapasitas inovasi pengetahuan dan teknologi pengendalian mutu hasil perikanan melalui integrasi penerapan keamanan pangan (food safety) dan standar halal serta beberapa perkembangan atau trend penelitian dan tantangan di dunia kerja terkait dengan industri perikanan

Lebih lanjut, dalam kegiatan ini turut mengundang praktisi mutu dan keamanan pangan yaitu Evy Nawangwulan yang berpengalaman sebagai auditor dengan jam terbang tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional. Kombinasi para ahli di bidang keamanan pangan, dalam hal ini profesor dari Thailand dan praktisi diharapkan akan memberikan pengetahuan baru mengenai perkembangan keamanan pangan dan kehalalan suatu produk perikanan. Program 3 in 1 membuka ruang kepada civitas akademika untuk meningkatkan kompetensi di bidang Penanganan Kualitas Hasil Perikanan, yang menjadi salah satu mata kuliah wajib di Program Studi THP FPIK UB

Selain perkulihan, dalam kegiatan 3 in 1 ini juga diadakan beberapa kegiatan lain seperti workhsop dan  Focus Group Dicsussion  (FGD) . Workshop yang diadakan bertemakan Scientific Writing and Research Publication yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa . Adapun FGD yang diadakan bertemakakan FGD on Seafood Safety, FGD on Halal Sciences, FGD on Trend in Halal Research, FGD on Curriculum Development.

Draft SK Mengajar Dosen Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018Draft SK Mengajar Dosen Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018

Berikut ini draft SK mengajar dosen yang diterima dari masing-masing Progam Studi :

  1. Manajemen Sumberdaya Perairan
  2. Budidaya Perairan
  3. Teknologi Hasil Perikanan
  4. Agribisnis Perikanan
  5. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
  6. Ilmu Kelautan
  7. Non PNS
  8. Asisten Dosen
  9. Dosen LB

Wakil Dekan I,

Dr. Ir. Daduk Setyohadi, MP.

NIP 196306081987031003Berikut ini draft SK mengajar dosen yang diterima dari masing-masing Progam Studi :

  1. Manajemen Sumberdaya Perairan
  2. Budidaya Perairan
  3. Teknologi Hasil Perikanan
  4. Agribisnis Perikanan
  5. Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
  6. Ilmu Kelautan
  7. Non PNS
  8. Asisten Dosen
  9. Dosen LB

Wakil Dekan I,

Dr. Ir. Daduk Setyohadi, MP.

NIP 196306081987031003

Pengukuhan Guru Besar UBPengukuhan Guru Besar UB

Prasetya UB – Universitas Brawijaya, Rabu (24/01/2018), mengukuhkan dua guru besar di Gedung Widyaloka. Prof. Dr. Ir. Happy Nursyam, MS dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Keamanan Hasil Perikanan dan Lingkungan. Serta Guru Besar dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,PhD.Med Sc di bidang Ilmu Biologi Kanker.

Manfaatkan BAL, Bunuh Pembusuk Makanan

Prof. Dr. Ir Happy Nursyam, MS
(Prof. Dr. Ir Happy Nursyam, MS)

Bakteri Asam Laktat (BAL) yang terdiri dari Pediococcus acidilactici, Lactobacillus casei, dan Lactobacillus plantarum sering digunakan dalam aktifitas pengolahan produk pangan fermentasi. Ternyata penggunaan dua BAL yang disebutkan awal yakni Pediococcus acidilactici, Lactobacillus casei mampu mereduksi zat-zat yang dihasilkan pada bakteri patogen bahkan sampai menghilangkan sama sekali.

Penggunaan BAL sebenarnya merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia. Produk fermentasi bangsa ini yang menggunakan BAL sebagai contoh Dadih dari Sumatera Barat, Urutan di Bali, Peda, Terasi dan Susu Kefir. Demikian disampaikan Happy pada orasinya yang mengambil judul Pengendalian Keamanan Produk dan Limbah Perikanan Menggunakan Bakteri Asam Laktat.

Pemberian starter BAL menggunakan Pediacoccus acidalactici sebagai starter mampu mematikan Escherichia coli lebih awal dibanding tanpa BAL. Hal ini karena pH asam yang disebabkan BAL tersebut merupakan hal yang fatal bagi perkembangan e. Coli. Namun pemberiannya juga tidak boleh terlalu banyak karena akan berpengaruh pada rasa makanan yang terlalu asam. Batas ambang ketahanan rasa asam ini berbeda untuk setiap individu karena ada juga yang tidak bisa mengkonsumsi makanan terlalu asam apalagi yang memiliki penyakit lambung.

Penggunaan BAL ini selain aman untuk dikonsumsi juga memiliki manfaat untuk menjaga lingkungan yang menjadi tempat pembuangan limbah produk perikanan. Limbah perikanan yang berbentuk cair maupun padat banyak mengandung senyawa biogenik amin terutama histamine.

Cara yang paling tepat untuk menurunkan kadar histamine adalah dengan menghambat pertumbuhan bakteri dekarboksilase yang terdapat pada limbah perikanan sebelum dibuang ke perairan. Menurut Happy, penggunaan BAL, setelah dilakukan penelitian, bisa menghambat pertumbuhan bakteri dekarboksilase yang terdapat di limbah perikanan. [siti-rahma/Humas UB]

Artikel AsliPrasetya UB – Universitas Brawijaya, Rabu (24/01/2018), mengukuhkan dua guru besar di Gedung Widyaloka. Prof. Dr. Ir. Happy Nursyam, MS dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Keamanan Hasil Perikanan dan Lingkungan. Serta Guru Besar dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,PhD.Med Sc di bidang Ilmu Biologi Kanker.

Manfaatkan BAL, Bunuh Pembusuk Makanan

Prof. Dr. Ir Happy Nursyam, MS
(Prof. Dr. Ir Happy Nursyam, MS)

Bakteri Asam Laktat (BAL) yang terdiri dari Pediococcus acidilactici, Lactobacillus casei, dan Lactobacillus plantarum sering digunakan dalam aktifitas pengolahan produk pangan fermentasi. Ternyata penggunaan dua BAL yang disebutkan awal yakni Pediococcus acidilactici, Lactobacillus casei mampu mereduksi zat-zat yang dihasilkan pada bakteri patogen bahkan sampai menghilangkan sama sekali.

Penggunaan BAL sebenarnya merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia. Produk fermentasi bangsa ini yang menggunakan BAL sebagai contoh Dadih dari Sumatera Barat, Urutan di Bali, Peda, Terasi dan Susu Kefir. Demikian disampaikan Happy pada orasinya yang mengambil judul Pengendalian Keamanan Produk dan Limbah Perikanan Menggunakan Bakteri Asam Laktat.

Pemberian starter BAL menggunakan Pediacoccus acidalactici sebagai starter mampu mematikan Escherichia coli lebih awal dibanding tanpa BAL. Hal ini karena pH asam yang disebabkan BAL tersebut merupakan hal yang fatal bagi perkembangan e. Coli. Namun pemberiannya juga tidak boleh terlalu banyak karena akan berpengaruh pada rasa makanan yang terlalu asam. Batas ambang ketahanan rasa asam ini berbeda untuk setiap individu karena ada juga yang tidak bisa mengkonsumsi makanan terlalu asam apalagi yang memiliki penyakit lambung.

Penggunaan BAL ini selain aman untuk dikonsumsi juga memiliki manfaat untuk menjaga lingkungan yang menjadi tempat pembuangan limbah produk perikanan. Limbah perikanan yang berbentuk cair maupun padat banyak mengandung senyawa biogenik amin terutama histamine.

Cara yang paling tepat untuk menurunkan kadar histamine adalah dengan menghambat pertumbuhan bakteri dekarboksilase yang terdapat pada limbah perikanan sebelum dibuang ke perairan. Menurut Happy, penggunaan BAL, setelah dilakukan penelitian, bisa menghambat pertumbuhan bakteri dekarboksilase yang terdapat di limbah perikanan. [siti-rahma/Humas UB]

Artikel Asli

Jadwal Yudisium Semester Genap 2017/2018Jadwal Yudisium Semester Genap 2017/2018

Berdasarkan Pengumuman no. 229/UN10.F06.01/PP/2018 maka jadwal evaluasi keberhasilan studi, pelaksanaan ujian skripsi, pengumpulan berkas kelengkapan yudisium serta jadwal pelaksanaan yudisium dapat dilihat dibawah ini :

jadwal-yudisium-genapBerdasarkan Pengumuman no. 229/UN10.F06.01/PP/2018 maka jadwal evaluasi keberhasilan studi, pelaksanaan ujian skripsi, pengumpulan berkas kelengkapan yudisium serta jadwal pelaksanaan yudisium dapat dilihat dibawah ini :

jadwal-yudisium-genap

SCHOLARSHIP INFORMATION: Tanoto FoundationINFORMASI BEASISWA: Tanoto Foundation

tanoto

 PERSYARATAN PENDAFTARAN

A. KETENTUAN UMUM

  • Warga Negara Indonesia
  • Terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi mitra
  • Berprestasi akademik baik
  • Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia
  • Berasal dari keluarga yang memiliki kendala ekonomi (underprivileged)
  • Mendaftarkan diri secara online melalui website Tanoto Foundation

B.PROGRAM STRATA 1 (S1)

  • Usia maksimum 21 tahun pada saat pendaftaran.
  • IPK terakhir minimum 3.00 (skala 4.00).
  • Bagi mahasiswa tahun pertama, nilai rata-rata minimum rapor SMU kelas 3 adalah 8.00 (skala 10.00) untuk rapor format lama atau 3.00 (skala 4.00) untuk rapor format baru.

C. PROGRAM STRATA 2 (S2)

  • Usia maksimum 40 tahun pada saat pendaftaran
  • Mempunyai pengalaman kerja minimum 2 tahun
  • IPK Program S1 minimum 3.25 (skala 4.00)

PROSES SELEKSI

  1. Seleksi Dokumentasi

Pada tahap ini Tanoto Foundation akan memeriksa kelengkapan administrasi dan dokumen yang diisyaratkan dan melakukan seleksi nilai akademis.

  1. Tes Psikologi

Pelamar yang lolos seleksi tahap pertama akan mengikuti tes psikologi mencakup intelegensia, kemampuan memberikan solusi, mengatasi konflik, mengambil keputusan dan potensi kepemimpinan. Pengujian dilakukan oleh tim konsultan professional.

  1. Wawancara

Merupakan seleksi tahap akhir berupa interaksi langsung antara pelamar Beasiswa dan tim Tanoto Foundation, untuk lebih jauh mengenal karakter dan melihat kekuatan tekat pelamar Beasiswa.

Batas akhir pendaftaran 28 Februari 2018. Untuk informasi lebih lengkap bisa dilihat di link :

http://www.tanotofoundation.org/education/id/2018/01/seleksi-beasiswa-tanoto-foundation-national-champion-scholarship-2018/amp/tanoto

 PERSYARATAN PENDAFTARAN

A. KETENTUAN UMUM

  • Warga Negara Indonesia
  • Terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi mitra
  • Berprestasi akademik baik
  • Berjiwa kepemimpinan dan memiliki kepedulian serta komitmen untuk ikut memajukan bangsa Indonesia
  • Berasal dari keluarga yang memiliki kendala ekonomi (underprivileged)
  • Mendaftarkan diri secara online melalui website Tanoto Foundation

B.PROGRAM STRATA 1 (S1)

  • Usia maksimum 21 tahun pada saat pendaftaran.
  • IPK terakhir minimum 3.00 (skala 4.00).
  • Bagi mahasiswa tahun pertama, nilai rata-rata minimum rapor SMU kelas 3 adalah 8.00 (skala 10.00) untuk rapor format lama atau 3.00 (skala 4.00) untuk rapor format baru.

C. PROGRAM STRATA 2 (S2)

  • Usia maksimum 40 tahun pada saat pendaftaran
  • Mempunyai pengalaman kerja minimum 2 tahun
  • IPK Program S1 minimum 3.25 (skala 4.00)

PROSES SELEKSI

  1. Seleksi Dokumentasi

Pada tahap ini Tanoto Foundation akan memeriksa kelengkapan administrasi dan dokumen yang diisyaratkan dan melakukan seleksi nilai akademis.

  1. Tes Psikologi

Pelamar yang lolos seleksi tahap pertama akan mengikuti tes psikologi mencakup intelegensia, kemampuan memberikan solusi, mengatasi konflik, mengambil keputusan dan potensi kepemimpinan. Pengujian dilakukan oleh tim konsultan professional.

  1. Wawancara

Merupakan seleksi tahap akhir berupa interaksi langsung antara pelamar Beasiswa dan tim Tanoto Foundation, untuk lebih jauh mengenal karakter dan melihat kekuatan tekat pelamar Beasiswa.

Batas akhir pendaftaran 28 Februari 2018. Untuk informasi lebih lengkap bisa dilihat di link :

http://www.tanotofoundation.org/education/id/2018/01/seleksi-beasiswa-tanoto-foundation-national-champion-scholarship-2018/amp/

MUMP HIMATHRIKMUMP HIMATHRIK

MALANG – Mahasiswa Himpunan Teknologi Hasil Perikanan (HIMATHRIK) mengadakan Musyawarah Umum Mahasiswa Prodi (MUMP) pada hari Minggu, 17 Desember 2017. Kegiatan ini memiliki dua agenda, yaitu pemaparan Lembar Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus  dan juga pengangkatan Ketua Himpunan terpilih periode selanjutnya.

Acara ini dilaksanakan di Koridor Barat FPIK. Musyawarah yang dimulai pada pukul 09.00-12.00 WIB berjalan dengan lancar. Antusias peserta yang terdiri dari perwakilan tiap angkatan pun cukup bagus.

Hasil dari musyawarah ini yaitu menetapkan Radik Ega Pratama (THP 15) menjadi Ketua Himpunan yang baru.

mump 1

mump 2MALANG – Mahasiswa Himpunan Teknologi Hasil Perikanan (HIMATHRIK) mengadakan Musyawarah Umum Mahasiswa Prodi (MUMP) pada hari Minggu, 17 Desember 2017. Kegiatan ini memiliki dua agenda, yaitu pemaparan Lembar Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus  dan juga pengangkatan Ketua Himpunan terpilih periode selanjutnya.

Acara ini dilaksanakan di Koridor Barat FPIK. Musyawarah yang dimulai pada pukul 09.00-12.00 WIB berjalan dengan lancar. Antusias peserta yang terdiri dari perwakilan tiap angkatan pun cukup bagus.

Hasil dari musyawarah ini yaitu menetapkan Radik Ega Pratama (THP 15) menjadi Ketua Himpunan yang baru.

mump 1

mump 2

Kunjungan dari THP Faperika Universitas RiauKunjungan dari THP Faperika Universitas Riau

MALANG Sebanyak 30 orang perwakilan mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau melakukan kunjungan ke Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya pada hari Kamis, 23 November 2017.

Hal ini disambut hangat oleh Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK UB. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Ir. Dwi Setijawati, M.Kes. selaku Ketua Prodi THP FPIK UB, bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan berharga untuk bertukar informasi mengenai banyak hal tentang perikanan dan kelautan di Indonesia, khususnya bidang teknologi hasil perikanan.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata  dari kedua pihak sebagai simbol kerjasama antara THP FPIK UB dengan THP Faperika Unri.

kunjungan thp 3

kunjungan thp 1

kunjungan thp 2MALANG Sebanyak 30 orang perwakilan mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Riau melakukan kunjungan ke Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya pada hari Kamis, 23 November 2017.

Hal ini disambut hangat oleh Prodi Teknologi Hasil Perikanan FPIK UB. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Ir. Dwi Setijawati, M.Kes. selaku Ketua Prodi THP FPIK UB, bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan berharga untuk bertukar informasi mengenai banyak hal tentang perikanan dan kelautan di Indonesia, khususnya bidang teknologi hasil perikanan.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata  dari kedua pihak sebagai simbol kerjasama antara THP FPIK UB dengan THP Faperika Unri.

kunjungan thp 3

kunjungan thp 1

kunjungan thp 2